Semarang, 28 April 2026 — Tim dosen dan mahasiswa Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Green Packaging Future: Edukasi Teknologi Membran Nanofiber Berbasis Elektrospinning untuk Kemasan Makanan” di SMAIT Harapan Bunda Semarang pada Selasa, 28 April 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 siswa yang menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi pemaparan materi dan diskusi. Para siswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait teknologi kemasan makanan, material ramah lingkungan, nanoteknologi, serta potensi penerapan membran nanofiber dalam kehidupan sehari-hari.
Tim pengabdian terdiri atas dosen Fisika UNDIP, yaitu Dr. Ngurah Ayu Ketut Umiati, S.Si., M.Si.; Drs. Indras Marhaendrajaya, M.Si.; Prof. Dr. Heri Sutanto, S.Si., M.Si., F.Med.; dan Oki Ade Putra, M.Si., serta didukung oleh empat mahasiswa Fisika FSM Universitas Diponegoro.
Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada isu penting terkait penggunaan kemasan konvensional yang masih memiliki berbagai kelemahan, seperti keterbatasan fungsi perlindungan, potensi limbah, serta kebutuhan terhadap material yang lebih adaptif dan ramah lingkungan. Melalui pendekatan edukatif, tim Fisika UNDIP menjelaskan bahwa perkembangan ilmu material dan nanoteknologi membuka peluang transformasi kemasan makanan menuju smart packaging, yaitu kemasan yang tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga dapat dikembangkan untuk memiliki fungsi tambahan seperti menjaga kualitas produk, meningkatkan daya simpan, serta berpotensi merespons kondisi lingkungan penyimpanan.
Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah elektrospinning, yaitu metode fabrikasi serat berukuran sangat halus hingga skala nano. Teknologi ini memungkinkan pembuatan membran nanofiber dengan luas permukaan tinggi, struktur berpori, dan karakteristik material yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi, termasuk untuk pengembangan kemasan makanan masa depan.
Ketua tim pengabdian, Dr. Ngurah Ayu Ketut Umiati, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada siswa mengenai peran fisika dalam pengembangan teknologi material yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan pengabdian ini dapat berlanjut, salah satunya melalui kunjungan siswa ke Departemen Fisika UNDIP agar mereka dapat mengenal dan mempraktikkan secara langsung penggunaan alat elektrospinning,” ungkap Dr. Ngurah Ayu Ketut Umiati.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Fisika UNDIP dalam memperkenalkan riset dan teknologi mutakhir kepada generasi muda. Melalui kegiatan pengabdian seperti ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai bagaimana ilmu fisika dapat berkontribusi dalam menjawab tantangan nyata, khususnya pada bidang material, pangan, lingkungan, dan teknologi berkelanjutan.
Dengan adanya edukasi mengenai green packaging dan teknologi membran nanofiber, diharapkan siswa semakin terdorong untuk mengenal lebih jauh dunia sains, mengembangkan rasa ingin tahu, serta melihat fisika sebagai bidang ilmu yang aplikatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
