Hallo, Fisikawan!

Jendela Rumah Kita adalah acara rutin yang diselenggarakan oleh Departemen Fisika Universitas Diponegoro, merupakan bagian dari program Alumni Fisika Mengajar. Acara ini dirancang untuk memberikan mahasiswa fisika kesempatan belajar dan mendapatkan wawasan dari para pembicara berpengalaman, baik alumni maupun tokoh-tokoh terkemuka di bidangnya.

 

Pada Seri 17, yang diadakan pada hari Sabtu, 16 April 2022, Jendela Rumah Kita menghadirkan Rasito Tursinah, M.Si., seorang peneliti di Pusat Riset Teknologi Deteksi Radiasi dan Analisis Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tema yang diangkat adalah “Skill Komputasi dan Instrumentasi dalam Aplikasi Fisika Radiasi.”

 

Dalam presentasinya, Rasito Tursinah menjelaskan pentingnya keterampilan komputasi dan penggunaan alat ukur yang canggih dalam studi fisika radiasi. Fisika radiasi mencakup berbagai aspek, mulai dari pemahaman tentang radiasi pengion seperti sinar-X dan radiasi alfa, beta, dan gamma, hingga penerapan teknologi dalam deteksi dan analisis radiasi. Kemampuan dalam komputasi dan instrumentasi menjadi kunci untuk mengolah data dan membuat pengukuran yang akurat di bidang ini.

 

Rasito menekankan bahwa dalam penelitian dan aplikasi fisika radiasi, teknologi deteksi radiasi yang tepat sangat penting. Instrumen seperti detektor Geiger-Muller, detektor scintillator, dan spektrometer gamma digunakan untuk mengukur dan menganalisis radiasi. Selain itu, keterampilan komputasi digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari instrumen ini, termasuk pemodelan matematis dan simulasi yang membantu dalam interpretasi hasil pengukuran.

 

Selama sesi seminar, Rasito juga memberikan contoh aplikasi praktis dari fisika radiasi, seperti dalam bidang medis untuk radiologi dan terapi radiasi, serta dalam industri untuk pengujian material dan keamanan. Dengan kemajuan teknologi, kemampuan dalam analisis data dan penggunaan perangkat komputasi modern semakin menjadi bagian integral dari penelitian radiasi.

 

Event Jendela Rumah Kita Seri 17 ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana keterampilan teknis dalam komputasi dan instrumentasi diterapkan dalam konteks penelitian fisika radiasi. Ini juga memotivasi mereka untuk mengejar karir di bidang yang menggabungkan pengetahuan fisika dengan teknologi tinggi, membuka peluang baru dalam penelitian dan aplikasi praktis.