Semarang – Departemen Fisika Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, tim pengabdian departemen fisika mengusung tema “Pelatihan Pembuatan Mikroskop Sederhana Berbasis Lensa Positif Sebagai Media Pembelajaran IPA” yang dilaksanakan di SMP Tahfidzul Qur’an Pangeran Diponegoro, Kota Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap sains, khususnya fisika dan optika, melalui pendekatan praktis dan aplikatif. Program pengabdian masyarakat sendiri merupakan bagian dari peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan berbasis sains.

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen yang terdiri atas Dr. Eng. Ali Khumaeni, S.Si. M.Eng., Prof. Dr. Wahyu Setia Budi, M.S., Drs. K. Sofjan Firdausi, M.Sc., dan Dr. Asep Yoyo Wardaya beserta mahasiswa memperkenalkan konsep dasar mikroskop, termasuk prinsip kerja pembesaran menggunakan lensa positif. Siswa kemudian diajak untuk secara langsung membuat mikroskop sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan, seperti lensa, papan kayu, dan penggaris besi. Demonstrasi pembuatan alat ini memberikan pengalaman langsung yang memperkuat pemahaman siswa.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan siswa selama sesi demonstrasi dan praktik. Mereka tidak hanya mengikuti instruksi, tetapi juga mencoba mengeksplorasi hasil pengamatan menggunakan mikroskop rakitan mereka, seperti mengamati struktur daun, bunga, dan hewan-hewan kecil di sekitar.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dunia perkuliahan di bidang sains khususnya fisika kepada siswa sekolah sejak dini. Hal ini sejalan dengan berbagai program pengabdian masyarakat FSM UNDIP yang sebelumnya telah dilaksanakan di sekolah-sekolah sebagai upaya memberikan manfaat langsung sekaligus mengenalkan bidang keilmuan kepada generasi muda.

Melalui program ini, Departemen Fisika FSM UNDIP berharap dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta minat belajar sains pada siswa sekolah. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dikembangkan dengan tema-tema inovatif lainnya guna memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat.